Publication Ethic

Pernyataan Etika Publikasi

Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi berkomitmen menjaga standar etika publikasi ilmiah tertinggi, mengacu pada pedoman Committee on Publication Ethics (COPE). Pernyataan ini menjelaskan perilaku etis semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi: penulis, editor, mitra bebestari (reviewer), dan penerbit.

Tugas Editor

  • Mengevaluasi naskah semata-mata berdasarkan kualitas ilmiah, tanpa memandang ras, gender, orientasi seksual, kepercayaan agama, kewarganegaraan, atau afiliasi institusi penulis.
  • Menjamin proses review yang adil dan tepat waktu, menggunakan sistem Double Blind Review.
  • Menjaga kerahasiaan naskah yang sedang direview.
  • Membuat keputusan akhir (terima/revisi/tolak) berdasarkan masukan reviewer dan kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.

Tugas Reviewer

  • Membantu editor dalam pengambilan keputusan editorial melalui masukan yang objektif dan konstruktif.
  • Menjaga kerahasiaan naskah yang direview dan tidak menggunakan informasi di dalamnya untuk kepentingan pribadi.
  • Melaporkan kepada editor apabila menemukan indikasi plagiarisme atau duplikasi publikasi.
  • Menyampaikan konflik kepentingan (jika ada) dan menolak mereview naskah yang berkaitan dengan hal tersebut.

Tugas Penulis

  • Menyampaikan hasil penelitian secara jujur, akurat, dan tidak dimanipulasi.
  • Memastikan naskah adalah karya orisinal dan bebas dari plagiarisme. Setiap naskah akan diperiksa menggunakan Turnitin dengan batas maksimal similarity index 25%.
  • Tidak melakukan pengajuan ganda (submission) ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
  • Mencantumkan seluruh sumber rujukan secara tepat dan menghindari sitasi berlebihan yang tidak relevan.
  • Melaporkan kepada editor apabila menemukan kesalahan signifikan pada artikel yang telah diterbitkan.

Penanganan Dugaan Pelanggaran

Setiap dugaan pelanggaran etika publikasi (plagiarisme, fabrikasi data, publikasi ganda, dll) akan ditindaklanjuti sesuai pedoman COPE. Jika terbukti, artikel dapat ditarik kembali (retraction) dengan pemberitahuan resmi kepada semua pihak terkait.